Kamis, Oktober 23, 2014

Melakukan hal baru itu mengasyikkan

Biasanya kita belajar dari seseorang atau lembaga professional. Apapun tujuan kita belajar, seharusnya kita berjuang untuk belajar hal baru dari kehidupan sehari-hari. Sebagian manusia terjebak dalam aktifitas sehari-hari tanpa ada perkembangan kepribadian maupun kehidupannya karena lupa belajar hal baru dalam kehidupannya. Belajar hal baru dalam kehidupan mempunyai keuntungan dan kesempatan yang luar biasa.  

Dimanapun dan kapanpun kita dapat dengan mudah mengakses informasi untuk belajar hal baru. Kebiasaan mempelajari hal baru, akan memperkaya ide kita, menambah teman dan menginspirasi kita.
1.       1. Perkembangan Pribadi.
Beberapa orang sukses mengatakan bahwa pribadi yang berkembang merupakan kunci semua pencapaian mereka. Itulah mengapa mereka tidak pernah berpuas diri dengan semua yang telah dipelajari. Jika kita belajar sesuatu hal baru, kita akan mendapatkan pengalaman da keahlian. Apalagi jika focus terhadap bidang yang kita geluti saat ini. Belajar sesuatu hal baru, akan embuat kita bangga dan meningkatkan keprcayaan diri kita.
2.       2,. Pengetahuan memberi kita kekuatan.
“Pengetahuan adalah kekuatan”. Namun ternyata implementasi pengetahuanlah yang menjadi kekuatan sebenarnya. Pengetahuan hanyalah sebuah informasi yang masih harus diperunakan agar lebih bermanfaat. Pengetahuan membuka wawasan kita, kita bisa melihat segala sesuatu dari berbagai pandangan.  Pengetahuan membantu kita membuat keputusan yang lebih baik dan lebih rasional, yang dapat meningkatkan kihidupan kita.
3.       3. Pengetahuan baru membuat kita menjadi lawan bicara yang menarik.
Jika ingin menjadi teman bicara yang bagus, kita harus bisa menjaga perbincangan kita tetap menarik dan membicarakan sesuatu yang menarik. Seorang pelancong atau traveler, tentu bisa menjadi teman bicara yang baik, karena pengalamannya menjadi pelancong dan melihat tempat2 lain. Namun kita tidak harus menjadi pelancong, sekarang sudah banyak cara mempelajari hobi unik agr bisa menjadi ahli dan menambah kemampun kita.
4.       4. Menghilangkan kebosanan.
Bosan hanya dapat dihilangkan dengan pengalaman baru. Belajar hal baru dan mencari informasi akan membuat hidup kita lebih hidup. Memang berat keluar dari zona nyaman, tapi ketika kita hanya diam dan menghabiskan waktu untuk hal-hal percuma, akan mematikan kemampuan kita. Siapa tahu dengan mencari informasi, belajar hal baru, akan memunculkan kemampuan atau bakat terpendam kita.
5.       5. Bertemu dengan kawan baru.
Belajar hal baru tentu akan berkawan atau bertemu dengan kawan baru, apalagi jika masuk ke dalam kelompok yang punya hobi yang sama. Kawan baru, sumber inspirasi baru. Selalu ingat untuk  berbagi ilmu dan selalu belajar semua hal baru.
6.       6. Menjadi teladan baik, terutama untuk anak kita.
Selain menjadi teladan baik untuk anak, juga untuk kawan kita, saudara kita.
7.      7.  Melatih kemampuan manajemen waktu.
Kita harus sadar bahwa waktu adalah fleksibel, jadi kita harus bijak mengatur dan memanfaatkan waktu. Berhentilah mengeluh tidak ada waktu untuk membaca. Manfaatkan waktu secara efisien, sehingga kita dapat melakukan hal baru  yang ingin kita lakukan.


Mempelajari dan melakukan hal baru merupakan hal yang asyik untuk dikerjakan. Seperti halnya dengan dunia internet marketing, selalu saja ada hal baru yang bisa dipelajari. Jika ingin belajar Internet Marketing menyeluruh dan komplit, update GRATIS SEUMUR HIDUP, join dengan komunitas kami www.TipsInternetMarketing.com atau add pin 7d 90c 078
Sumber=Womanitely.com

Rabu, Oktober 22, 2014

15 Hal yang harus dihentikan ketika memasuki umur 30 tahun.

Ketika umur sudah mencapai 30 tahun, sepertinya waktu terasa cepat sekali. Belum lama merasakan masa anak-anak, lanjut masuk usia muda atau remaja, terus masuk usia kuliah, usia kerja, dan tanpa terasa sudah usia 30tahunan.
Waktu yang terasa cepat itulah yang menyebabkan kita menjadi terlena dengan keadaan yang kita lakukan, tanpa sadar ketika memasuki masa usia 30 tahun, masih ada beberapa hal atau perbuatan yang dilakukan dengan tanpa sadar menjadi rutinitas yang sebenarnya berkibat buruk bagi kehidupan kita.

Ada beberapa hal buruk yang harus dievaluasi dan semaksimal mungkin dihilangkan dari kebiasaan kehidupan kita.
1. Menghambur-hamburkan uang
    Penghasilan yang kita peroleh sering hanya "sekedar mampir" dalam rekening. Mulai sekarang harus sadar akan pentingnya persiapan pensiun. Jadi mulailah berhemat.
2. Bimbang dengan pekerjaan atau karir saat ini
    Usia 30 tahun bukan waktunya untuk bingung atau bimbang dengan karir atau pekerjaan saat ini. Mantabkan pikiran dan fokus untuk bekerja semaksimal mungkin. Namun jika memang merasa butuh tantangan baru, tingkatkan kemampuan dan cobalah mencari tantangan baru di perusahaan lain yang lebih menantang dan kompensasinya juga sesuai.
3. Menggunakan sosial media berlebihan.
    Gunakan sosial media seperlunya saja.
4. Posting status yang tidak jelas.
    Selain menyita waktu, hal ini juga akan mempengaruhi pikiran bawah sadar kita. Hal-hal negatif yang sepele, kalau dikerjakan secara rutin akan menjadi kebiasaan negatif.
5. Selalu menyesal dengan kesalahan masa lalu.
    Belajar dari pengalaman memang perlu, tapi jika sampai terjadi penyesalan berlebihan dan berkelanjutan, hanya akan menguras energi kita, dan berpengaruh dengan prestasi kita.
6. SMS atau menerima telepon sambil mengendarai motor atau mobil.
    Ini merupakan perbuatan bodoh dan konyol. Pakailah headset, dan menepilah dengan aman jika ada telepon atau SMS yang sangat penting.
7. Tidur dan bermalas-malasan di akhir pekan.
    Sekarang ketika memasuki usia 30 tahun, bukan lagi waktunya bermalas-malasan di akhir pekan. Lakukanlah kesibukan yang menambah wawasan dan ilmu kita, atau bersilaturahmi membuka networking baru.
8. Hangout sekedar untuk foya-foya.
    Ketika menghadapi masalah tekanan pekerjaan, hangout bisa menjadi solusi jangka pendek, namun hal itu juga bisa menjadi bumerang, karena akan menyita waktu dan kurang efektif.
9. Berteman dengan teman yang negatif.
    Teman yang positif akan selalu menjadi pemacu dan selalu mengingatkan hal-hal yang baik. Begitu juga sebaliknya. Berhati-hatilah dengan teman kita.
10. Membuat berbagai alasan untuk pekerjaan kita.
      Sering berbagai alasan muncuk ketika kita sedang ada masalah dengan pekerjaan atau dengan rekan kerja. Berhentilah membuat alasan pembenaran kesalahan atau kemalasan kita.
11. Makan masakan cepat saji.
      Organ tubuh di usia 30 tahun tentu berbeda kemampuannya dengan organ tubuh orang yang lebih muda. Kemampuan organ menurun, seharusnya diiringi dengan konsumsi makanan sehat.
12. Pikiran selalu negatif.
      Berbagai hal masuk ke dalam pikiran, termasuk hal yang positif, bersikap terbuka terhadap hal positif yang baru, akan menambah skill kita. Bukalah pikiran kita untuk pemikiran yang positif.
13. Berkendara dengan ugal-ugalan.
      Cara berkendara yang ugal-ugalan, tetu selain berpotensi merugikan diri sendiri, juga bisa merugikan orang lain.
14. Bermain game.
      Sering bermain game sekedar melepas stres, malah akan menyita waktu kita yang bisa digunakan untuk hal-hal positif lainnya.
15. Menambah koleksi tatto atau hal-hal konyol lainnya.
      Demikian 15 hal yang sebaiknya kita hentikan pada saat usi sudah mencapai 30 tahun. Karena hal-hal tersebut bisa saja menyita waktu kita, dan kita lupa mengisi dengan hal-hal positif. Semoga tulisan saya bermanfaat. Jika Anda ingin gabung dengan komunitas Internet Marketing Online, kunjungi www.TipsInternetMarketing.com atau add pin 7D 90C 078 
Sumber=lifehack.org

Sabtu, Juli 05, 2014

Tokopedia sekarang beriklan di Televisi

           Salah satu situs komersial yang sepengetahuan saya menjadi referensi atau tempat kulakan penjual online di Indonesia, yaitu Tokopedia. Akhirnya memberanikan diri "bertarung head to head" dengan situs lain yang sudah lama bercokol, yaitu Tokobagus (sekarang menjadi OLX) dan Berniaga. Momen munculnya Tokopedia di iklan komersial televisi memang mendekati lebaran dimana tingkat penjualan online meningkat tajam. 
          Memang momen mendekati lebaran ini menjadi momen peak season bagi hampir semua penjual online maupun offline. Karena waktu lebaran ini para karyawan mendapatkan rejeki tambahan yaitu THR atau Tunjangan Hari Raya dan bahkan ada perusahaan yang memberi tambahan bonus lain.
           Perkembangan jual beli online di Indonesia semakin bagus dan pesat, karena tingkat efektifitas dan efisiensinya tinggi. Dari segi calon konsumen, dimanjakan dengan tidak perlunya calon konsumen meluangkan waktu dan tenaga untuk sekedar jalan-jalan survey barang yang akan dibeli, dan juga pasca pembelian juga dimudahkan karena barang pesanan langsung diantarkan kurir ke alamat pembeli. Konsumen juga tidak perlu merasa malu atau risih jika barang yang dipesan adalah barang yang menyangkut kebutuhan pribadi atau berhubungan dengan permasalahan pribadi konsumen.
           Dari segi penjual sekaligus produsen, juga lebih efektif dan efisienn jika berjualan melalui online, karena penjual lebih spesifik beriklan, bisa konsentrasi mengembangkan produk, sementara sudah ada promosi yang berjalan, atau juga reseller yang menjualkan barang produksinya. Bagi orang yang murni sebagai penjual, juga lebih simpel, karena produksi sudah ada yang memikirkan, jadi penjual konsentrasi mengembangkan cara agar penjualannya meningkat. 
          Berbagai keuntungan tersebut yang membuat bisnis online atau penjualan online semakin meningkat di Indonesia. Ditambah lagi fasilitas sarana pendukung koneksi internet yang mulai dikembangkan dan ditingkatkan oleh provider telekomunikasi dan internet.
          Kembali lagi ke situs Tokopedia yang mulai beriklan di televisi, ternyata berdasarkan pengetahuan saya, Tokopedia merupakan salah satu tempat atau situs rujukan favorit para penjual online untuk kulakan barang karena berbagai fasilitas kemudahannya. Semoga ini menjadi pemacu kreatifitas penjual online untuk lebih kreatif dalam promosi dan meningkatkan penjualan.

Minggu, Juni 29, 2014

Bahan Bakar fosil Harus Wajib Dihemat !

Sekarang ini jumlah kendaraan bermotor semakin meningkat, tentu penggunaan bahan bakar minyak yang berasal dari fosil juga semakin meningkat. Mungkin kita saat ini tidak merasakan akan kekurangan Bahan Bakar Minyak (BBM) karena cadangan yang tersedia masihlah cukup untuk 30-50tahun yang akan datang. 
Namun seharusnya kita jangan egois dengan hanya mementingkan kepentingan saat ini dan untuk diri kita sendiri. Kita juga harus juga melihat kepentingan anak cucu kita di masa yang akan datang.
Penambahan jumlah kendaraan bermotor seharusnya diimbangi pula dengan metode agar mesin hemat BBM dan juga penggunaan bahan bakar alternatif seperti ethanol harus digalakkan.
Bahkan kalau perlu, pemerintah perlu membuat gebrakan peraturan dengan model mobil listrik yang jauh lebih hemat penggunaan BBMnya.
Semoga saja hal di atas segera terwujud demi masa depan ank cucu kita. :)
http://tinyurl.com/BisnisJalanSendiri

Hebatnya Indonesia !

Indonesia, salah satu negara yang berada di Benua Asia, tepatnya di Asia Tenggara. Indonesia merupakan salah satu negara terluas di benua Asia. Kekayaan alamnya melimpah, dan terkenal sangat subur. Saat ini Indonesia termasuk negara dengan tingkat pertumbuhan ekonomi tertinggi di Asia setelah China dan India. Dengan jumlah penduduk yang sudah lebih dari seperempat milyar dan didukung pula oleh tingkat pertumbuhan ekonomi yang bagus dan stabil, banyak semakin banyak perusahaan yang tertarik menanamkan investasi dan bahkan mengembangkan sayapnya di Indonesia.
Begitu juga dengan industri otomotif, sekarang ini semakin gencar pabrikan mengeluarkan model-model terbaru untuk memikat hati calon konsumen. Bahkan, merk mobil yang eksklusif, diproduksi terbatas juga masuk ke pasar Indonesia, hal ini menunjukkan betapa kaya dan makmurnya Indonesia saat ini.
Namun kenyataan di lapangan, kemampuan pemerintah untuk mengimbangi laju pertumbuhan ekonomi yang penggerak utamanya adalah masyarakat dan swasta, sangatlah tidak berimbang, laju pertumbuhan mobil baru sangat pesat, namun pertumbuhan jalan sangat lambat. Hal ini tentu menyebabkan kemacetan hampir di semua ruas jalan, terutama di Ibukota dan kota-kota besar lainnya. 
Sikap lambatnya pemerintah membangun sarana jalan, kurang tegasnya menerapkan batasan dan aturan tentang kendaraan bermotor, kurangnya perhatian terhadap angkutan umum, menunjukkan sikap pemerintah yang lembek terhadap situasi di lapangan, yang akhirnya masyarakat juga yang menjadi korban. Berapa banyak biaya yang terbuang percuma karena macet, berapa banyak polusi yang terjadi karena kemacetan, dst.
Semua hal di atas diperparah dengan sikap manja masyarakat yang selalu menuntut fasilitas yang sempurna di angkutan umum, dan juga kemanjaan dengan selalu bergantung pada kendaraan bermotor untuk aktifitas yang dekat dan sepele. 
Semoga semua pihak semakin sadar dan mengerti bahwa keruwetan ini bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata. Masyarakat juga harus mengerti dan sadar dengan tidak selalu bergantung kepada kendaraan bermotor untuk beraktifitas.
Semoga semua upaya dari berbagai pihak akan membuat perbaikan untuk saat ini dan juga untuk masa depan anak cucu generasi penerus bangsa Indonesia.
http://tinyurl.com/BisnisJalanSendiri

Selasa, Juni 10, 2014

Silaturahmi memperpanjang umur, mengikis kesombongan :)

[Inspirasi dari Jamil Azzaini.com]
Seorang motivator terkenal di Indonesia berbagi di jamilazzaini.com, beliau selalu menginspirasi peserta seminarnya agar menjadi manusia yang sukses mulia. Jadi tidak hanya hidup sukses, tapi juga mensukseskan orang lain. Tidak hanya berhasil, tapi juga membuat orang lain berhasil. Berhasil kaya, juga mengkayakan orang lain. Silakan disimak.
Selasa pekan ini saya berkesempatan memberikan seminar di Pertamina, Cilacap, Jawa Tengah. Usai memberikan seminar, saya mampir ke rumah mas Widayanto alumni Akademi Trainer yang sekarang menjadi trainer di Cilacap. Hidangan “budin” (singkong) goreng dan tempe mendoan hangat menambah nikmatnya pertemuan saat itu.
Dari Cilacap saya meluncur ke Delanggu, Klaten, menengok dan berbagi ilmu dengan para calon wirausaha di Pesantren Wirausaha Angkatan XI. Pesantren saya ini sudah berdiri sejak tahun 2000. Selain berbagi ilmu, saya juga mendaulat mas Kusnadi, pemilik Ayam Geprek untuk menggelontorkan ilmunya kepada 29 santri yang sedang tekun menyiapkan diri menjadi pengusaha.
Usai mendengarkan presentasi bisnis dan berbagi ilmu di pesantren saya melanjutkan perjalanan ke Jogjakarta. Saya diundang mas Wied pemilik rumah makan Sop Janda (Jawa Sunda). Di rumah makannya tersedia berbagai menu yang menggoda: Sop Janda Kembang (tak pakai cabai), Sop Janda Muda (cabenya 7) dan Sop Janda Ngamuk (cabenya 25).

Sembari menikmati Sop Janda Muda, saya menyimak berbagai cerita dari mas Wied. Orang yang sederhana dan penampakkannya lebih mirip ustadz ini ternyata pemilik banyak bisnis. Ada bisnis jual beli mobil, bisnis kuliner, menjual burung kenari yang didatangkan dari Italia, kos-kosan dan bisnis lainnya. Sederhana penampakkannya tetapi uangnya tak berseri alias berlimpah. Hihihihi…
Kemudian, sampailah saya pada acara puncak dari kunjungan ke Jawa Tengah yaitu menghadiri Sidji Batik Award di Hyatt Regency. Di acara tersebut hadir Amien Rais dan putranya Hanafi Rais, Bupati Sleman, Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dan kurang lebih 500 orang tetamu lainnya. Yang menarik perhatian saya, diantara para undangan hadir pula 10 nenek yang usianya lebih dari 70 tahun sebagai penerima Award pada malam itu.
Nenek-nenek ini profesi sebagai pembatik sejak usianya belasan tahun. Mereka sejatinya adalah para penjaga warisan budaya, namun sayang seribu sayang hidupnya terlunta-lunta. Penghasilan yang diperolehnya hanya berkisar tujuh ribu hingga 20 puluh ribu rupiah setiap harinya.
Malam itu mas Karman, sebagai pemilik Sidji Batik, memberikan berbagai penghargaan kepada para ibu sepuh tersebut. Bukan sekadar tropi, cincin emas dan uang tunai yang diberikan oleh mas Karman, ia pun membangunkan rumah bagi mereka. Sungguh sebuah penghargaan nyata bari para wanita pejaga warisan budaya yang selama ini hidupnya tak dijaga oleh para pelaku bisnis bahkan oleh pemerintah yang seharusnya mengayominya.
Saya dan banyak hadirin merinding dan meneteskan air mata menyaksikan penghargaan kepada mereka. “Mas Karman, kau hebat mas! Kau edan, mas! Saya bangga padamu…”

Usai menghadiri acara itu saya termenung dan tercenung di kamar hotel. Betapa banyak orang-orang hebat yang saya temui dan ada di negeri ini. Kiprahnya nyata, bisnisnya semakin menggurita, kepeduliannya jauh melebihi saya. Tak pantas jika saya sombong karena ternyata banyak orang-orang hebat yang tak “terlihat” oleh orang kebanyakan.
Terbukti, silaturahmi tak hanya memanjangkan umur dan memurahkan rezeki. Silaturahmi juga mengikis kesombongan yang terkadang melekat di dalam hati. Anda sombong? Mungkin itu karena Anda jarang bersilaturahmi dengan orang yang derajatnya lebih tinggi.
Salam SuksesMulia!


Jumat, Juni 06, 2014

Kelebihan Berat Badan Akan Meningkatkan Resiko Berbagai Penyakit :(

Akhir-akhir ini, pola konsumsi orang semakin tidak sehat dan semakin kurang terkontrol,akibatnya semakin banyak yang kelebihan berat badan atau biasa disebut obesitas. Mempunyai berat badan yang berlebih, bukan menjadi ukuran sehatnya badan seseorang. Kegemukan bisa menjadi masalah berat karena bisa menjadi sarang berbagai penyakit. Kegemukan atau obesitas bisa terjadi karena berlebihnya jumlah makanan yang diasumsi oleh seseorang.
Obesitas saat ini merupakan permasalahan yang muncul di dunia, bahkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mendeklarasikannya sebagai epidemik global. Prevalensinya meningkat tidak saja di negara-negara maju, tetapi juga di negara-negara berkembang, termasuk Indonesia.
Rata-rata wanita memiliki lemak tubuh yang lebih banyak dibandingkan pria. Perbandingan yang normal antara lemak tubuh dengan berat badan adalah sekitar 25 - 30 % pada wanita dan 18 - 23 % pada pria. Wanita dengan lemak tubuh lebih dari 30 % dan pria dengan lemak tubuh lebih dari 25 % dianggap mengalami obesitas. Atau dengan kata lain seseorang yang memiliki berat badan 20 % lebih tinggi dari nilai tengah kisaran berat badannya yang normal, dianggap mengalami obesitas.
Obesitas digolongkan menjadi 3 kelompok :
Obesitas ringan : kelebihan berat badan 20-40%
Obesitas sedang : kelebihan berat badan 41-100%
Obesitas berat : kelebihan berat badan >100%.
Obesitas berat ditemukan sebanyak 5 % diantara orang-orang yang gemuk. Seseorang yang lemaknya banyak tertimbun di perut, lebih mudah mengalami berbagai masalah kesehatan yang berhubungan dengan obesitas. Mereka memiliki resiko yang lebih tinggi. gambaran buah pir lebih baik dibandingkan dengan gambaran buah apel.
Secara ilmiah, obesitas terjadi akibat mengkonsumsi kalori lebih banyak daripada yang diperlukan oleh tubuh. Apa penyebab terjadinya ketidakseimbangan antara asupan dan pembakaran kalori ini masih belum jelas.
Terjadinya obesitas melibatkan beberapa faktor :
Faktor genetik ; obesitas cenderung diturunkan, sehingga diduga memiliki penyebab genetik. Tetapi anggota keluarga tidak hanya berbagi gen, tetapi juga makanan dan kebiasaan gaya hidup, yang bisa mendorong terjadinya obesitas. Seringkali sulit untuk memisahkan faktor gaya hidup dengan faktor genetik. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa rata-rata faktor genetik memberikan pengaruh sebesar 33 % terhadap berat badan seseorang.
Faktor lingkungan; gen merupakan faktor yang penting dalam berbagai kasus obesitas, tetapi lingkungan seseorang juga memegang peranan yang cukup berarti. Lingkungan ini termasuk perilaku gaya hidup (misalnya apa yang dimakan dan berapa kali seseorang makan serta bagaimana aktivitasnya). Seseorang tentu saja tidak dapat merubah pola genetiknya, tetapi dia dapat merubah pola makan dan aktivitasnya.
Faktor psikis ; apa yang ada di dalam fikiran seseorang bisa mempengaruhi kebiasaan makannya. Banyak orang yang memberikan reaksi terhadap emosinya dengan makan. Salah satu bentuk gangguan emosi adalah persepsi diri yang negatif. Gangguan ini merupakan masalah yang serius pada banyak wanita muda yang menderita obesitas, dan bisa menimbulkan kesadaran yang berlebihan tentang kegemukannya serta rasa tidak nyaman dalam pergaulan sosial.
Faktor kesehatan ; beberapa penyakit bisa menyebabkan obesitas, diantaranya ; hipotiroidisme, sindroma cushing, sindroma prader-willi, beberapa kelainan saraf yang bisa menyebabkan seseorang banyak makan. Dan obat-obatan ; obat-obat tertentu (misalnya steroid dan beberapa anti-depresi) bisa menyebabkan penambahan berat badan.
Faktor perkembangan ; penambahan ukuran atau jumlah sel-sel lemak (atau keduanya) menyebabkan bertambahnya jumlah lemak yang disimpan dalam tubuh. Penderita obesitas, terutama yang menjadi gemuk pada masa kanak-kanak, bisa memiliki sel lemak sampak 5 kali lebih banyak dibandingkan dengan orang yang berat badannya normal. Jumlah sel-sel lemak tidak dapat dikurangi, karena itu penurunan berat badan hanya dapat dilakukan dengan cara mengurangi jumlah lemak di dalam setiap sel.
Aktivitas fisik ; kurangnya aktivitas fisik kemungkinan merupakan salah satu penyebab utama dari meningkatnya angka kejadian obesitas di tengah masyarakat yang makmur. Orang-orang yang tidak aktif memerlukan lebih sedikit kalori. seseorang yang cenderung mengkonsumsi makanan kaya lemak dan tidak melakukan aktivitas fisik yang seimbang, akan mengalami obesitas.
Obesitas bukan hanya tidak enak dipandang mata tetapi merupakan dilema kesehatan yang mengerikan. Obesitas secara langsung berbahaya bagi kesehatan seseorang.
Obesitas juga meningkatkan resiko terjadinya sejumlah penyakit menahun seperti :

Diabetes tipe 2 (timbul pada masa dewasa)
Tekanan darah tinggi (hipertensi)
Stroke
Serangan jantung (infark miokardium
Gagal jantung
Kanker (jenis kanker tertentu, misalnya kanker prostat dan kanker usus besar)
Batu kandung empedu dan batu kandung kemih
Gout dan artritis gout
Osteoartritis
Tidur apneu (kegagalan untuk bernafas secara normal ketika sedang tidur, menyebabkan berkurangnya kadar oksigen dalam darah)
Sindroma pickwickian (obesitas disertai wajah kemerahan, underventilasi dan ngantuk).
Langkah awal dalam mengobati obesitas adalah menaksir lemak tubuh penderita dan resiko kesehatannya dengan cara menghitung bmi. Resiko kesehatan yang berhubungan dengan obesitas akan meningkat sejalan dengan meningkatnya angka bmi :

Resiko rendah : bmi < 27
Resiko menengah : bmi 27-30
Resiko tinggi : bmi 30-35
Resiko sangat tinggi : bmi 35-40
Resiko sangat sangat tinggi : bmi 40 atau lebih.
Jenis dan beratnya latihan, serta jumlah pembatasan kalori pada setiap penderita berbeda-beda dan obat yang diberikan disesuaikan dengan keadaan penderita. Penderita dengan resiko kesehatan rendah, menjalani diet sedang (1200-1500 kalori/hari untuk wanita, 1400-2000 kalori/hari untuk pria) disertai dengan olah raga
penderita dengan resiko kesehatan menengah, menjalani diet rendah kalori (800-1200 kalori/hari untuk wanita, 1000-1400 kalori/hari untuk pria) disertai olah raga penderita dengan resiko kesehatan tinggi atau sangat tinggi, mendapatkan obat anti-obesitas disertai diet rendah kalori dan olah raga.
Peluang penurunan berat badan jangka panjang yang berhasil akan semakin tinggi bila dokter bekerja dalam suatu tim profesional yang melibatkan ahli diet, psikologis dan ahli olah raga. Tim ini akan membantu penderita untuk:
Mencapai perubahan gaya hidup yang permanen
Memantau perkembangan penderita
Memberikan dukungan dan dorongan yang positif
Menemukan dan membantu mengurangi sumber stres
Mencegah kekambuhan.
Sementara itu untuk obat-obatan, ada 2 jenis utama obat-obatan yang digunakan untuk mengatasi obesitas:
obat yang mengurangi nafsu makan, contohnya fenfluramin, deksfenfluramin, fentermin.
obat yang menghalangi penyerapan zat gizi dari usus, contohnya orlistat (menghalangi penyerapan lemak di usus).
Kesadaran akan bahaya obesitas masih rendah. Sebagian orang bahkan tidak menyadari mereka menderita obesitas dan berpikir berat badannya normal. Hal ini tentu tak boleh diabaikan karena obesitas merupakan sumber berbagai penyakit seperti stroke, diabetes, jantung, dan gangguan pernapasan.(berbagai sumber/Ijs)
Sumber=Indosiar.com
>> Ingin dapet tips2 diet sehat alami? <<
>> Add pin =7 CF 62 ADE <<
www.tokomaspry.smartdetoxportal.com